Saat Banyak Teman yang Melepas Masa Lajang dan Kamu Masih Single, Ingatlah Selalu 4 Hal Ini Agar Terhindar dari Stres


Tahun demi tahun telah berlalu, buat Kawan Muda yang berusia twenty something, pertanyaan ‘kapan nikah?’ atau ‘kapan nyusul’ pasti sudah jadi santapan sehari-hari. Bahkan beberapa di antara kamu mungkin sudah kebal karena terlalu sering ditanya seperti itu.

Atau jangan-jangan, kamu malah makin stres mendengarnya? Ditambah lagi satu per satu temanmu (atau bahkan sahabat dekatmu) telah atau segera melapas masa lajangnya!

Sangat wajar kalau Kawan Muda merasa ‘tertinggal sendirian’. Kamu mungkin merasa kehilangan teman karena mereka pasti sibuk dengan keluarga pasca menikah. Melihat kebersamaan teman dengan pasangannya sedangkan kamu masih sendiri, kadang juga menimbulkan perasaan miris.

Namun, jangan terlalu meratapi nasib atau heboh sendiri karena ‘ditinggal’ nikah teman-temanmu.  Biar pikiran tenang, camkan terus 4 hal ini dalam pikiran ketika dilanda rasa galau saat mendengar kabar teman-temanmu akan menikah.

1. Menikah bukanlah perlombaan. Jangan merasa dikejar target ketika banyak temanmu yang melepas masa lajang. Karena 40% pernikahan yang terburu-buru berakhir pada perceraian.

via: lovindublin.com

Beberapa dari kamu mungkin ada yang merasa dikejar target saat mendengar kabar ada teman yang (lagi-lagi) melepas masa lajang. Kamu pun akhirnya pasrah, meminta dijodohkan dengan siapa pun yang penting bisa menikah. Yakin nih mau buru-buru menikah meskipun belum kenal banget sama calonmu?

Memang sih, enggak semua pernikahan yang terburu-buru berakhir pada perceraian. Namun, kalau kamu memutuskan menikah gara-gara merasa dikejar target, mending urungkan deh niat tersebut. Pernikahan bukan main rumah-rumahan lho. Setelah menikah tanggung jawab akan semakin besar. So, kamu harus benar-benar matang lahir batin ketika memutuskannya.


BACA JUGA:

  • Sebelum menikah, buka matamu lebar-lebar. Pastikan pasanganmu punya 3 kualitas ini!
  • Ini lho 4 alasan mengapa beberapa perempuan memilih menikah di atas usia 27 tahun…
  • Jangan menikah kalau cuma gara-gara diledekin soal usia! Kamu lebih tahu, kapan saat yang tepat!

2. Jika kamu tidak bisa menikah tepat waktu, menikahlah di waktu yang tepat. Tenang, pasti tiba saatnya kok kamu akan menikah.

via: huffingtonpost.com

Pernikahan adalah impian sebagian besar orang dan pasti akan tiba saatnya kamu berada dalam fase tersebut. Ada yang sampai di fase tersebut dengan cepat, ada juga yang harus menunggu hingga saatnya tepat. Sebenarnya bukanlah perkara usia yang tepat untuk menikah sih, tapi menikahlah di waktu dan saat yang tepat.

Tutup kuping saja saat ada yang komentar kamu akan jadi perawan tua atau bujang lapuk kalau enggak buru-buru melepas masa lajang. Selalu ingat bahwa menikah bukan perkara yang duluan adalah pemenang dan yang belum menikah berarti enggak laku. Kamu hanya belum menemukan saat yang tepat saja. Yakin deh, saat itu pasti akan datang kok kalau kamu menginginkannya.

Pernah ingat kata penulis kondang Paulo Coelho enggak? ‘Saat kamu menginginkan sesuatu, seluruh alam semesta akan bersatu membantumu meraihnya.” So, ngapain kamu bingung sendiri?

3. Tahu enggak, penelitian menunjukkan bahwa mereka yang menikah di atas usia 27 tahun rumah tangganya jauh lebih harmonis.

via: askmen.com

Daripada menikah tepat waktu tapi terkesan terburu-buru dan ala kadarnya, mending menikah dengan bahagia meski waktunya telat. Studi menunjukkan bahwa mereka yang telat menikah (di atas 27 tahun untuk cewek dan 30 tahun untuk cowok) ternyata cenderung terhindar dari serangan stres atau depresi akibat pernikahan. Pernikahan mereka pun cenderung langgeng dan jauh dari perceraian.

Ini bukan berarti menikah di bawah usia tersebut rentan bercerai, ya! Kondisi ini akan terjadi saat kamu terburu-buru untuk melepas masa lajang di usia muda tapi masih nol tentang hal-hal yang berkaitan dengan rumah tangga. Ketika menikah, bukannya kebahagiaan yang didapat tetapi stres dan masalah serius lainnya.

4. Ingatlah bahwa menikah itu bukanlah happy ending, tapi awal perjalanan yang penuh dengan liku-liku.

via: rd.com

Menikah itu enak. Iya sih enak karena bisa dekat terus sama orang yang kamu cintai. Namun, bukan berarti hidupmu dijamin bahagia tentram selalu setelah menikah. Yup, cekcok karena ketidakcocokan dengan pasangan itu pasti ada. Kalau kamu hanya membayangkan indahnya saja, beuh, bisa-bisa kaget deh setelah menikah.

Daripada nangis di pojokan meratapi nasib karena belum menikah juga hingga sekarang, mending lakukan apa pun yang kamu inginkan deh mumpung masih sendiri.

Intinya, jangan merendahkan diri sendiri karena kamu masih single atau enggak kunjung dapat jodoh hingga sekarang. Bisa saja kamu memang belum siap atau memang belum merasa perlu menikah bukan?

 

Sumbe: Elite Daily

sumber : kitamuda